Tentang Penulis

 "Saya tidak ingin menjadi penulis"

Suara itu kecil, tapi konstan—menghantui kepala saya bertahun-tahun. Ironisnya, saya justru memilih jurusan Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi jurnalistik. Dan lebih ironis lagi, saya tetap menulis.

Tapi di situlah kebenarannya: saya tidak ingin menjadi penulis, saya hanya tidak bisa tidak menulis.

Sebagian dari diri saya menolak identitas itu. Tapi kenyataan dan kesadaran terus menuntun saya masuk ke dalam hutan gelap: tempat di mana emosi manusia disalurkan lewat tinta, dan luka-luka sosial mencari ruang bicara.

Lalu, apakah saya sekarang seorang penulis? Tidak. Saya hanya seseorang yang bisa menulis.

Cukup baik untuk menulis.

Cukup buruk untuk disebut penulis.

Mungkin ini seperti mahasiswa kedokteran yang tak ingin menjadi dokter. Ia tahu cara menyembuhkan, tapi tak yakin layak disebut penyembuh.

Saya menulis feature tentang kriminal dan sosial karena saya percaya: di balik peristiwa, selalu ada manusia yang tidak tertampung oleh narasi berita. Saya tidak menulis untuk menjadi penulis. Saya menulis karena terlalu banyak yang terasa sakit untuk dibiarkan diam.

Sepertinya saya sudah bercerita terlalu banyak. Sekarang tarik nafas, tahan, hembuskan dan perkenalkan nama saya Hillgard Messakh.

Jika kamu ingin menyapa, berdiskusi, atau memberi tahu saya kisah yang belum pernah didengar media, saya bisa dihubungi melalui:

email: hillgardyafredo@gmail.com
instagram: hlgrdmskh
Whatsapp: 087772241993


Comments

Popular posts from this blog

Janji yang Retak, Bayi yang Tumbang

Ia Pergi Dengan Bungkusan Tekad, Pulang Dalam Bingkisan Kardus

Sunyi di Ring Road: Juremi dan Malam Terakhirnya